Tampilkan postingan dengan label Hunian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hunian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 April 2014

Mengubah Suasana Ruangan dengan Mudah


Bosan dengan suasana ruangan didalam rumah Anda, tetapi tidak punya banyak waktu untuk melakukan perubahan pada dinding, lantai dan soft furnishing, ternyata langkah kecil ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan perubahan suasana tersebut.


Dinding

Menciptakan suasana nyaman berestetika tidak harus menggunakan perabot atau material secara berlebihan. Hanya dengan berkreasi dalam mengekspos salah satu dinding, ruangan pun akan terlihat indah, misalnya dengan menggunakan wallpaper.

Yang terpenting, menentukan dinding yang akan diubah agar gambar wallpaper tersebut dapat disesuaikan, misalkan yang ingin diubah adalah dinding di ruang tamu atau keluarga. Jika ingin mendapatkan kesan ruangan terlihat lebar, Anda dapat menggunakan wallpaper dengan aksen garis horizontal. Begitu juga sebaliknya jika ingin mendapatkan hasil agar ruangan terlihat lebih tinggi, gunakanlah wallpaper dengan aksen garis vertikal.

Keuntungan menggunakan wallpaper adalah tidak menimbulkan debu, bau dan menghabiskan waktu lama dibandingkan dengan mengganti dengan cat dinding. Itu artinya, biaya dan waktu yang dikeluarkan akan lebih sedikit. Selain wallpaper, tampilan dinding dapat diubah dengan memasang lukisan atau wall art, cermin, foto-foto, hiasan-hiasan unik yang menyerupai jendela dan jam dinding. Bahkan, jika mau lebih kreatif, Anda dapat menggunakan scrap book yang dibingkai.

Lantai

Memperbarui tampilan lantai dapat dibantu dengan penggunaan karpet. Aturlah "ubin" karpet hingga menutupi sebagian area di dalam ruangan. Pilihlah warna yang menarik agar perubahan di ruangan tersebut dapat segera terasa. Anda juga bisa menggunakan rug area untuk memberikan efek serupa. Berikanlah efek yang lebih unik lagi dengan memilih karpet yang bercorak kayu atau besi. Corak dan tekstur yang berbeda dari karpet pada umumnya membuat ruang lebih istimewa. Karpet dari potongan kayu, misalnya, dapat memberikan efek yang sama jika Anda mengganti lantai dengan kayu.

Anda yang tinggal di rumah sewa mungkin enggan mengganti lantai, meski lantai tersebut sudah tampak terlalu pucat. Hal ini bisa diakali dengan menggunakan karpet berukuran besar untuk memberikan warna pada lantai sekaligus memperkaya tekstur didalam ruangan. Motif karpet dengan bentuk-bentuk grafis besar akan membuat ruangan yang luas terasa lebih dekat, sementara motif kecil dengan warna yang lembut memberikan efek ruangan ruangan kecil tampak lebih luas. Sesuaikan dengan penataan rumah Anda.

Soft Furnishing

Soft furnishing adalah sentuhan elemen dekorasi yang ukurannya relatif tidak menyita ruangan atau tidak terlalu besar, tetapi mampu mengubah suasana, misalnya dekorasi bantal kursi, vas bunga, lampu interior dan pernak-pernik yang kecil. Pilihan soft furnishing dipengaruhi oleh gaya interior, kepribadian dan kebutuhan masing-masing pengguna. Interior bergaya modern, tepat menggunakan soft furnishing dengan desain yang sederhana, warna-warna terang dan natural, serta motif geometrik dan cemderung polos.

Interior gaya klasik biasanya menggunakan soft furnishing bermotif besar dan banyak detail seperti motif bunga-bunga dengan hiasan tassel pada ujungnya. Warnanya biasanya kuning keemasan atau merah marun. Sementara itu, rumah bergaya tradisional atau country, tepat jika memilih soft furnishing dengan warna-warna natural serta berbahan alami. Bambu, kain tenun, dan beberapa material yang memberi kesan etnik akan terlihat selaras dengan gaya interior secara keseluruhan.



Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Jumat, 07 Desember 2012

Pilih Mana, Lemari "Built-in" atau Siap Pakai ?


Cara menyimpan pakaian di rumah sering menantang kreativitas kita. Apalagi jika kita termasuk orang yang sibuk dan acap tak punya waktu untuk merapikan kamar. Biasanya akan terlihat pemandangan pipa penggantung penuh dengan hanger sedangkan di rak sesak dengan tumpukan pakaian.

Menyimpan pakaian dan aksesorisnya bisa membuat repot. Lemari kemudian dianggap menjadi jalan keluar penataan itu, tetapi jika dana terbatas sering mendorong kita untuk membuat lemari pakaian yang siap pakai. Ukuran dan fungsinya tentu lebih terbatas dan kadang ridak sesuai dengan kebutuhan.

Secara umum ada dua jenis lemari yang biasa digunakan, freestanding (siap pakai) dan built-in (lemari tanam). Freestanding adalah lemari yang bisa dipindah tempatkan sehingga posisinya bisa diatur sesuka hati. Lemari ini paling mudah didapatkan. Namun, lemari freestanding memakan ruang yang lebih banyak.


Bila kita lebih mementingkan fungsi, lemari built-in bisa menjadi pilihan yang tepat. Lemari ini bisa lebih mengakomodasi kebutuhan sehari-hari. Lemari model ini dibedakan atas tipe fully built-in, frame built-in dan sliding door.

Tipe fully built-in memiliki sisi atas, bawah, belakang dan samping. Jika pintu lemari dibuka, seluruh sisi penutupnya akan terlihat. Pada bagian bawah terdapat kaki-kaki yang menyatu dengan kerangka. Pintu lemari bisa dibuka tutup menyamping karena terdapat engsel yang dikaitkan pada kerangka. Model ini umumnya dibuat hingga hampir setinggi langit-langit rumah.

Sementara itu, tipe frame built-in hanya memiliki sisi bawah atau langsung berbatasan dengan lantai. Lemari ini didesain penuh dari lantai hingga langit-langit rumah. Dinding berperan sebagai bagian belakangnya. Pintu biasanya memakai engsel yang dibuka ke atas maupun menyamping.

Adapun tipe sliding door dirancang seperti frame built-in namun berpintu geser. Antara pintu geser dan bagian dalam lemari terdapat jarak sekitar 5 cm agar barang-barang di dalamnya tidak ikut tergeser atau terjepit. Sebagai pemanis kebanyakan diletakkan cermin di bagian pintunya.



Baca Juga :

Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 04 Desember 2012

Tepat Memilih Jenis Pintu Rumah


Pintu rumah merupakan hal pertama yang diperhatikan seseorang sebelum memasuki sebuah rumah. Bahkan, opini orang terhadap sebuah rumah bisa langsung terbentuk hanya dengan melihat bentuk pintu rumahnya, padahal belum tentu orang itu sudah masuk ke dalam rumah yang dimaksud. Oleh karena itu, pilihan pintu rumah yang tepat sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda agar tahan lama dan sedap dipandang. Berikut ini sebagian jenis pintu yang bisa menjadi rekomendasi untuk Anda.

Pintu kayu

Unsur kayu dapat membuat suasana ruangan menjadi tampak hangat. Dari segi mekanik, keuntungan memakai pintu kayu adalah memiliki ketahanan terhadap tekanan dan kelenturan, relatif mudah untuk dikerjakan dan mudah dalam pengeleman. Kelemahannya ada di segi perawatan, yakni jangan lupa untuk selalu sediakan cairan khusus antirayap sehingga pintu tidak cepat keropos.

Pintu Alumunium
Pintu alumunium digunakan sebagai pintu kayu. Selain terkesan lebih elegan, pintu alumunium lebih kuat dan tahan lama sehingga menciptakan keindahan untuk rumah Anda. Pintu alumunium secara umum terbuat dari bahan kaca yang dibingkai alumunium. Kelebihan menggunakan pintu ini adalah tidak memerlukan perbaikan dan perawatan cat ulang. Sementara itu, kekurangannya adalah tidak bisa dilapisi lagi. Oleh karena itu, ketika pertama kali membeli, pastikan warnanya sesuai dengan konsep rumah Anda.

Pintu "flush"
Ini adalah pintu paling sederhana dari pintu-pintu yang ada karena permukaan pintu rata seluruhnya. Pintu flush biasanya digunakan untuk bagian dalam rumah dan dibuat dari bahan fiberglass ayau kayu. Harganya pun lebih murah dan sesuai dengan berbagai keuangan adalah kelebihan memakai pintu ini. Untuk kekurangannya adalah permukaan pintu tidak dapat ditembus cahaya dan tanpa dekot, tidak cocok untuk pintu utama.

Pintu "louvre"
Pintu jenis ini mempunyai irisan-irisan horizontal yang dapat dibuka untuk aliran udara apabila menginginkan provasi dan keamanan. Kelebihan menggunakan pintu ini bila pintu ditutup aliran udara akan tetap ada. Sementara itu, kekurangan menggunakan pintu ini adalah lebih sulit dibersihkan dan harus memastikan pekerjaan mekaniknya halus dan dapat menghalangi pemandangan.

Keempat pintu ini merupakan jenis pintu yang sering digunakan. nah, tinggal Anda pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda.


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 20 November 2012

Rumah Elok Dengan "Carport"



Lahan terbatas bukan jadi alasan untuk tidak bisa memiliki tempat parkir mobil di rumah. Dengan carport, kendala tersebut bukan cuma diatasi, tetapi juga bisa meningkatkan tampilan rumah. Agar tidak mengurangi kenyamanan, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan.

Luas
Upayakan agar carport cukup luas untuk memarkir mobil dan sebaiknya bidang bukaannya cukup besar. Hal ini dimaksudkan agar sirkulasi udara bisa berjalan dengan baik dan asap kendaraan tidak akan mengganggu kesehatan.

Desain
Agar rumah bertambah elok, sebaiknya desain carport disesuaikan dengan desain rumah agar tercipta keselarasan antara carport dan rumah. Misalnya, jika bentuk rumah yang tropis, bisa menggunakan bahan dari kayu. Namun, jika tipe rumahnya minimalis, bahan dari alumunium bisa jadi pilihan.

Bahan
Pemilihan bahan pun sebaiknya disesuaikan. Misalnya, rumah dibangun dengan arsitektur yang didominasi kayu, Anda bisa memilih material kayu atau batu agar ada kesinambungan. Untuk atap bisa digunakan material seperti fiberglass atau genting sesuai dengan selera.

Posisi
Agar tidak berkesan frontal, letakkan carport di sebelah rumah jika memang memungkinkan. Namun, jika tidak ada cukup ruang, dapat juga dibuat di bagian depan. Gantungkan beberapa tanaman disekeliling carport agar tampak alami. Hal ini juga bisa memberikan kesan teduh

Keamanan
Untuk keamanan, ada baiknya untuk memasang pagar. Pilihlah pagar yang bersekat, jangan yang rapat supaya tidak menghalangi asap buangan kendaraan.

Lampu
Gunakan lampu tambahan di dalam carport dan buatlah carport benar-benar bebas dari tetesan air atau terik matahari jika hendak menggunakan tempat tersebut untuk fungsi-fungsi lain seperti untuk arisan atau kegiatan-kegiatan sosial.


Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 13 November 2012

Menciptakan Rumah dengan "Rasa" Global



Dekorasi gaya global menjadi begitu populer belakangan ini. Hal ini dikarenakan rumah Anda bisa dibuat dengan menggabungkan banyak unsur multikultural. Gaya ini lebih fleksibel karena bisa diterapkan pada rumah dengan berbagai ukuran dan gaya.

Gaya global juga menghadirkan gaya tarik yang lebih luas karena bisa diterapkan dengan berbagi cara. Untuk menciptakan gaya gobal pada rumah Anda, beberapa aksesori etnik sederhana bisa digabungkan dengan palet warna tegas untuk memunculkan sentuhan yang tak terduga pada suatu ruangan tanpa mengeluarkan banyak biaya. Misalnya, lemari ukir ala Indonesia yang diatasnya terdapat boks-boks kayu atau tempat tidur gaya kolonial, yang disandingkan dengan dekor ala tradisional.

Kunci dalam menciptakan gaya ini adalah memilih item yang Anda suka. Anda juga bisa mencoba untuk menggunakan lebih banyak furnitur yang tidak biasa. Misalnya, sebuah tong hujan Thailand bisa dimanfaatkan sebagai meja kopi yang dramatis. Teko tembikar hasil kerajinan tangan pun dapat menjelma menjadi kap lampu.

Cat juga bisa menjadi bahan pencipta dekorasi dinding tatanan bergaya global. Cobalah untuk menggunakan pendekatan informal dengan menerapkan teknik soft wash untuk menerapkan warna datar tak kilap yang bercorak alami. Cara lainnya untuk dinding adalah dengan membuat plesteran semen bertekstur lalu di cat dengan warna pastel lembut. Hasilnya sangat cocok untuk dipadukan dengan furnitur bergaya pedesaan untuk membawa tampilan pudar akibat sinar matahari.

Pencahayaan bagi gaya global mutlak harus dipenuhi seperti di dapur, kamar mandi dan area kerja, tetapi gaya global tak sekedar itu. Gaya ini menangkap estetika yang bersifat eksotik dan menciptakan nuansa nyaman dan ramah. Anda juga bisa memasang lampu bermotif budaya China di bagian jalan masuk rumah. Untuk pendekatan lebih dramatis, pilihlah lilin dan tempat lilin yang menempel di dinding dalam bentuk yang menarik mata. Biarkan cahaya berpendar dan menari-nari membentuk siluet yang menonjolkan warna kuat dengan bayangan yang indah.


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Minggu, 11 November 2012

Cegah Jamur Merajalela



Noda lembab dan bercak jamur pada dinding rumah tidak hanya mengganggu secara estetika, tetapi juga mengganggu kesehatan. Spora jamur yang berterbangan di udara dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui jalur pernafasan.

Hal ini dapat menyebabkan serangan penyakit bagi orang yang mengidap alergi dan gangguan saluran pernafasan lainnya seperti asma. Walaupun demikian, orang yang sehat pun tak luput dari serangan jamur. Hal ini tergantung pada ketahanan tubuh masing-masing. Serangan jamur yang kronis dapat menimbulkan infeksi paru juga gatal-gatal pada kulit.


Bagaimana caranya agar rumah terjaga dari serangan jamur? Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan :

1. Secara umum, spora jamur yang terdapat pada debu sangat suka hidup dan berkembang biak pada temperatur ruang yang hangat dan kondisi yang cukup lembab. Oleh karena itu, usahakan agar rumah terhindar dari lembab dengan membuat banyak ventilasi.

2. Jangan meletakkan perabot (khususnya yang terbuat dari kayu) menempel pada dinding, agar perabot mendapatkan sirkulasi udara yang cukup. Hal ini bertujuan mencegah terjadinya kelembapan pada perabot.

3. Jangan mengisi lemari terlalu penuh. Lemari yang terlalu padat berisi barang kurang mendapatkan sirkulasi udara yang baik sehingga akan menimbulkan kelembapan.

4. Bersihkan dan perbaiki segera bagian-bagian yang terkena serangan jamur agar serangan tidak menyebar ke tempat lain akibat spora jamur yang berterbangan. Untuk mencegah tumbuhnya jamur, segera keringkan bagian rumah atau perabot yang basah (misalnya karena kebocoran atau kebanjiran) dalam selang waktu 24-48 jam.

5. Kurangi kelembapan udara di dalam ruangan hingga mencapai kisaran 30-60 persen untuk mencegah tumbuhnya jamur, antara lain dengan cara memberi ventilasi pada kamar mandi, menggunakan dehumidifiers dan menggunakan exhaust fan.

6. Tidak menggunakan karpet adalah pilihan yang bijak bagi rumah-rumah yang berada pada daerah dengan tingkat kelembapan yang tinggi.


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Jumat, 09 November 2012

Menjaga Lantai Kayu Tetap Elok



Banyak jalan menuju Roma. Begitu pula dengan hunian, banyak cara untuk menciptakan rumah yang cantik dan elegan. Salah satunya dengan menggunakan bilah kayu tipis (parquet) sebagai lantainya. Parquet dapat menghadirkan ruangan menjadi elegan, hangat dan natural.

Namun, untuk menghadirkan kesan tersebut, ada "nilai" yang harus dibayar. Selain harganya yang relatif mahal, sifatnya yang rentan terhadap air dan mudah tergores membuat parquet membutuhkan perawatan ekstra agar tetap tahan lama dan memberikan kenyamanan.

Sebelum menggunakan parquet, pertimbangkan frekuensi orang berlalu-lalang di area tersebut. Ruangan yang memiliki tingkat lalu-lalang tinggi kurang tepat bila menggunakan lantai berbahan kayu. Selain mudah kusam dan beresiko tergores, tumpahan air atau makanan dapat merusak keindahannya.

Begitu pula bagi Anda yang memiliki binatang peliharaan. Kuku binatang kesayangan Anda dapat merusak keanggunan permukaan lantai kayu yang alami. Noda bekas telapak kaki dan bulu yang rontok juga dapat menodai keindahan lantai. Ketahanan parquet akan berkurang bila diaplikasikan pada ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi, seperti di dekat kamar mandi, karena akan mudah rapuh.

Dalam hal perawatan, langkah awal yang harus diperhatikan adalah menyingkirkan barang-barang agar lebih leluasa mengusir kotoran yang hinggap. Hindarilah memindahkan barang dengan cara menggeser karena gesekan antara furnitur dan parquet dapat menyebabkan "luka" pada lapisan luarnya.


Bersihkanlah lantai kayu dengan menggunakan penghisap debu atau sapu berbahan lembut. Lap lembut yang telah dibasahi cairan khusus untuk perawatan kayu dapat membantu memusnahkan noda yang membandel dan menjaga keawetan kayu. Hindari penggunaan cairan yang tidak sesuai agar tidak terjadi bekas noda cairan.

Lakukan refinishing bila lantai kayu sudah mulai kusam. Gunakanlah cairan khusus agar warna dan lapisan kembali seperti semula. Bila ragu, Anda dapat menggunakan jasa perawatan lantai yang telah berpengalaman.


Baca juga :
Tiga Kondisi Untuk Rumah Tropis


Artikel Menarik Lainnya :

Jumat, 12 Oktober 2012

Tiga Kondisi untuk Rumah Tropis



Bertempat tinggal di daerah tropis memang memikliki kelebihan yang luar biasa  atas hangatnya sinar mentari. Biasanya, rumah-rumah di daerah tropis lebih menekankan pada jalannya sirkulasi udara yang baik dan penciptaan lingkungan yang sejuk. Dengan hal tersebut, ada tiga kondisi yang harus menjadi perhatian saat kita membangun rumah di daerah tropis, antara lain :

Kelembapan
Kelembapan yang tinggi meningkatkan resiko bangunan terhadap jamur dan rayap. Kelembapan ini dapat diatasi dengan sinar matahari yang cukup. Paparan sinar matahari yang cukup banyak dapat menyebabkan suhu di dalam ruangan meningkat, tetapi juga mengatasi lembab dan membunuh jamur. Pastikanlah semua ruangan mendapat sinar matahari, untuk kamar mandi gunakan bovenlicht dan kisi-kisi angin. Untuk bagian dapur, kita dapat menggunakan exhauster untuk menghisap asap dan memberikan jendela di dindingnya agar cukup cahaya matahari.

Suhu
Salah satu ciri rumah tropis adalah memiliki bukaan yang besar. Pintu dan jendela dengan bukaan yang luas. Jarak antara lantai dan langit-langit rumah yang tinggi, serta ventilasi untuk proses sirkulasi udara di dalam rumah. Ventilasi dan sirkulasi udara penting untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan penghuni rumah.

Curah hujan
Seperti yang selalu kita alami bahwa daerah tropis mengalami dua musim, yakni musim kemarau yang panas dan kering, serta musim hujan yang basah dengan curah hujan yang tinggi. Ketika musim hujan, pastikanlah bahwa sudut kemiringan atap cukup untuk mengalirkan air dengan cepat. Untuk wilayah tropis, kita bisa mendesain kemiringan atap dengan sudut antara 30 hingga 45 derajat. Awning di atas jendela melindungi pancaran sinar matahari langsung dan paparan air hujan. Bagi Anda yang menggunakan genteng, pastikanlah koneksi antar genteng cukup baik agar air tidak merembes melalui celahnya. Untuk Anda yang menggunakan atap logam seperti seng, paku atau murnya dilapisi karet agar tidak merembes. Anda juga bisa menggunakan alumunium foil di antara rangka kaso dan atap agar terhindar dari panas berlebih dan rembesan air hujan.

Baca juga :



Artikel Menarik Lainnya :

Kamis, 13 September 2012

Enam Jurus Merawat Karpet


Selain mampu memberi kenyamanan, karpet menjadisebuah pilihan untuk mendongkrak desain interior sebuah ruangan. Jika ingin perubahan suasana ruangan, yuk kita coba bermain dengan motif dan warna karpet.

Menggunakan karpet itu menuntut perhatian ekstra. Lalai sedikit saja, karpet bisa menjadi tak sedap dipandang dan sumber penyakit. Oleh sebab itu, berikut ini adalah bebrapa kiat khusus untuk menjaga kebersihan karpet.

Pertama, bersihkan karpet secara rutin dengan vacuum cleaner minimal dua kali sehari. Kegiatan ini dapat mengantisipasi pengendapan debu di karpet sehingga tidak menjadi sumber penyakit.

Kedua, cuci karpet minimal satu tahun sekali. Jangan terlalu sering mencuci karpet karena corak dan motifnya dapat berubah warna. Namun, jangan pula tak mencucinya karena walaupun seudah dibersihkan dengan vacuum cleaner, karet tetap butuh dicuci dengan air. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, cucilah karpet di tempat pencucian karpet.

Ketiga, jika ingin mencuci karpet sendiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, gunakanlah pembersih karpet agar tak terampau sulit saat membersihkan. kedua, semprotkanlah cairan pembersih seikit semi sedikit dan digosok satu arah.

Sebelum menggunakan pembersih karpet secara menyeluruh, sebaiknya bersihkan dulu sudut area karpet untuk memastikan bahwa pembersih tersebut tidak merusak warna pada karpet. Setelah mengering, bersihkan sisanya dengan vacuum cleaner.

Keempat, tempatkanlah karpet di ruangan yang tak disorot sinar matahari langsung. Hal ini penting dilakukan karena sinar matahari dapat menyebabkan warna karpet memudar. Jangan lupa juga saat tak digunakan, ada baiknya karpet ditutup dengan kain.

Kelima, cekatan ketika karpet kotor. Yap, jika ada makanan atau minuman yang tumpah di karpet, segera bersihkan noda tersebut dengan mengelap dengan kain lembut. Hal ini perlu dilakukan agar noda tak mengering dan menempel di karpet.

Keenam, jangan merokok di atas karpet. Hati-hati, abu rokok dapat merusak karpet Anda. 

Selain jurus-jurus diatas, tentu ada banyak hal lain yang dapat Anda lakukan. Selamat merawat karpet.

Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 11 September 2012

Dekorasi untuk Kamar Anak


Kamar untuk anak mesti didesain agar mereka nyaman beristirahat dan betah belajar. Tak harus dengan hiasan-hiasan mahal, tetapi yang penting selaras dengan jiwa anak-anak. Memang, mendekor kamar anak bukan hal yang mudah. Tak sekedar memilih pernik dan perabot yang sesuai dengan kebutuhannya, orang tua juga harus menyelami dunia imajinasi si kecil untuk bisa meramu segala atribut tersebut, dengan tepat dan aman.

Ada tiga perabot yang wajib ada di dalam kamar anak, yakni tempat tidur, meja belajar dan lemari untuk menyimpan berbagai keperluannya. Bila buah hati sudah memasuki usia sekolah, sebaiknya ajak dia berdiskusi karena di usia tersebut anak sudah dapat mengutarakan keinginannya.

Namun, bagaimana bila si kecil masih balita atau dalam usia pra sekolah? Dalam usia seperti ini, keamanan adalah hal yang paling utama yang harus dipertimbangkan sebelum mengisi kamarnya dengan beragam pernak-pernik.

Perlu diketahui, si kecil yang berusia 1 - 5 tahun umumnya menyukai warna-warna dasar yang cerah dengan pola kompleks. Oleh karena itu, Anda bisa menyapukan warna-warna dasar, seperti merah, biru, serta kuning untuk kamar si kecil.

Selera anak-anak cepat berubah, Bila dana yang disediakan orang tua untuk mendekorasi cukup banyak, ide mengecat dinding dan perabotan kamar dengan warna dasar tentu bukan masalah. Namun, bila dananya terbatas, tetap pilih warna-warna netral untuk menyapu dinding kamar. Selanjutnya, buat gambar mural berpola dengan warna cerah kemudian gantung sebagai hiasan dinding.

Jika orang tua tidak cukup piawai corat-coret, warnai dinding kamar dengan poster bergambar tokoh-tokoh favoritnya, tetapi sebaiknya anak tetap diberi pemahaman tentang tokoh-tokoh itu.

Sebagai variasi, tambahkan karpet dengan warna senada dengan ruangan. Buatlah satu sudut yang nyaman dengan karpet dan banyak bantal sebagai tempat untuk membaca atau bermain. Dapat pula menempatkan rak buku di dekatnya agar buku cerita si kecil tidak berantakan.

Selain karpet, play mat bisa juga digunakan. Orang tua dapat membuatnya sendiri dari bed cover atau selimut sedikit tebal yang dijahit dan menyerupai quilt.

Untuk anak-anak usia pra sekolah dan balita, gantungkan papan tulis di dinding dengan ketinggian yang dapat dijangkau. Pada usia ini, mereka sedang senang menggambar dan akan lebih baik bila mereka menggambar di papan tulis daripada di dinding.


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Bermain Sambil Merenovasi Rumah


Saat anak-anak tengah menikmati liburan, baik di rumah maupun berkunjung ke rumah saudara. Inilah saat yang tepat untuk memperbaiki penampilan rumah kita karena tak mengganggu kegiatan belajar anak. 

Memperbaiki wajah rumah tak harus merombaknya secara total. Kita bisa mengecatnya saja atau mengatur ulang tata letak perabotannya. Kalaupun harus menambah ruangan atau melakukan renovasi yang besar, kita harus mempertimbangkan pekerjaan itu dapat selesai sebelum anak-anak kembali masuk sekolah.

Bila anak-anak menghasibkan liburnya di rumah, kita bisa mengajaknya "bermain" menata kembali rumah kita. Misalnya, ajak anak-anak berkunjung ke supermarket bangunan untuk berbelanja kebutuhan renovasi.

Di supermarket bangunan segala jenis material bangunan tersedia dan disusun secara tematik. Hal ini dapat membantu mengenalkan anak-anak pada berbagai jenis material bangunan dan penggunaannya. Suasana di supermarket bangunan juga relatif lebih nyaman dan aman bagi anak-anak.

Bisa pula kita mengajak anak-anak pergi ke toko yang khusus menjual cat. Selain mengenal beragam jenis warna dan bahan dasar cat, anak-anak dapat bertanya tentang sejumlah perbedaan pemakaian cat, seperti cat untuk dalam ruangan dan luar ruangan.

Setelah anak-anak dikenalkan dengan berbagai jenis material bangunan, saat di rumah libatkan juga dalam proses perbaikan. Tentu dengan kegiatan yang sederhana dan aman, seperti memindahkan perabotan. Yang jelas, jangan berikan kegiatan yang bersentuhan dengan kelistrikan.

Bila anak-anak sudah pantas untuk mendapat kamar tersendiri, kita bisa membantu mereka untuk mengatur tata letak barang-barang kebutuhannya. Berikan kesempatan agar anak-anak dapat berkreasi dengan kamarnya.

Yang perlu diperhatikan, sebaiknya Anda jangan meletakkan televisi atau komputer di kamar anak-anak agar tak mengganggu aktivitas belajar dan istirahat mereka. Kedua perangkat tadi cukuplah diletakkan di ruang keluarga atau tempat yang mudah di awasi.

Jangan lupa, beri pengertian pada anak-anak bahwa benda-benda atau perabotan yang lama mungkin masih dapat dipergunakan sehingga jangan mudah membuangnya. Dengan demikian, renovasi dapat lebih hemat dan ramah lingkungan.


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Kamis, 06 September 2012

Hindari Polusi Udara di Dalam Rumah



Siapa bilang polusi udara hanya bisa terjadi di jalan raya saja. Di dalam rumah pun, polusi udara dapat timbul. Berikut ini penyebabnya :

1. Asap rokok
Partikel dan asap yang keluar dari rokok adalah campuran kompleks yang terdiri dari ribuan bahan kimia, termasuk karsinogenik (menyebabkan kanker). Bahkan, asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan yang membuat iritasi pada mata dan pernafasan.

2. Asap knalpot kendaraan
Asap kendaraan masuk ke dalam rumah sering terjadi saat pemilik tanpa sadar menyalakan mesin mobil/motornya yang sedang parkir di carport. Salah satu gas berbahaya yang dihasilkan oleh asap knalpot adalah karbon monoksida (CO). Di dalam darah, hemoglobin akan mengikat CO lebih cepat daripada O2 dan lama-lama dapat merusak organ tubuh terutama organ pernafasan.

3. Asap dari dapur
Asap yang dihasilkan oleh proses memasak juga dapat menyebabkan udara dalam ruangan tercemar. Bahan ini dapat membahayakan kesehatan jika asap kompor tidak cukup bersirkulasi melalui ventilasi.

4. Bahan kimia
Beberapa produk rumah tangga seperti pewangi ruanga, kamar mandi, dan telepon umumnya menggunakan berbagai macam bahan kimia. Tak jarang kita mencium bau pewangi tersebut yang begitu menusuk hidung hingga membuat kepala menjadi pening.

Yang tidak kalah berbahaya adalah bahan kimia yang terdapat pada racun serangga, baik yang dibakar, disemprot maupun di elektrik. Beberapa "racun" yang masih dipakai adalah propoxour dan transfluthrin.

Tanaman yang jarang dikeluarkan dari ruangan juga tidak baik karena pada malam hari tanaman mengeluarkan karbondioksida dan mengkonsumsi oksigen.


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Rabu, 05 September 2012

Memperbaiki Engsel Pintu

Bunyi berderak akibat gesekan besi dengan besi pada engsel pintu, bagi sebagian orang sangat mengganggu karena merasa tidak nyaman mendengarnya. Bahkan, ada yang sampai berhalusinasi seperti di film-film horor. Namun, bagi sebagian orang lain mungkin merasa tidak terganggu. Bunyi tersebut malah dianggap berfungsi karena tahu apabila ada orang yang masuk atau keluar melalui pintu tersebut.

Nah, bila Anda adalah orang yang merasa terganggu dengan suara berisik dari engsel pintu, tips berikut mungkin bisa mengatasinya.

Langkah awal, periksa engsel pintu. Jika hanya kering dan berkarat, cara yang mudah dan murah adalah dengan mengolesinya minyak goreng. Cara ini cukup efektif mengurangi bunyi derak engsel pintu, tetapi kurang mampu menghilangkan karatnya. Jika mempunyai dana lebih, Anda bisa membeli cairan pelumas yang sekaligus bisa menghilangkan karat. Cairan ini banyak dijual di supermarket.

Bunyi pintu berderak juga bisa diakibatkan oleh kendornya engsel pintu. Jika hal ini yang terjadi, tak perlu buru-buru memanggil tukang kayu. Anda bisa mencoba memperbaikinya sendiri bersama keluarga tercinta.

Periksa kondisi engsel pintu. Jika karena sekrup yang kendor, cara mudahnya adalah langsung mengencangkan kembali sekrup tersebut dengan obeng. Jika sekrup tidak mau dikencangkan, kemungkinan besar rumah sekrup kayu kusen atau daun pintu sudah longgar. Ganti sekrup dengan ukuran yang lebih besar dan kencangkan. Jika cara ini tidak berhasil, mungkin karena lubang sekrup terlalu kecil. Cara yang lebih baik adalah melepas daun pintu untuk memperbaikinya agar hasilnya lebih optimal.

Untuk melepas daun pintu, Anda bisa meminta bantuan istri dan anak-anak untuk memegang daun pintu, lalu lepaskan slop besi penghubung engsel pintu. setelah engsel pintu terlepas, rebahkan daun pintu di lantai secara perlahan. Lepas sekrup-sekrup engsel pintu yang kendor baik pada kusen maupun pada daun pintu, kemudian masukkan fisher sekrup pada rumah sekrup. Fisher ini berfungsi sebagai bantalan untuk menempel pada rumah sekrup saat sekrup diulirkan pada rumah sekrup.

Setelah selesai mengencangkan semua sekrup, pasang kembali daun pintu dengan memasukkan slop besi pada lubang penghubung engsel pintu. Setelah selesai memasang, olesi engsel pintu dengan cairan pelumas supaya hasilnya lebih optimal.

Nah, mudah bukan? Selain menghemat biaya untuk membayar tukang kayu, pengalaman berharga dan hubungan rumah tangga Anda akan lebih harmonis. Selamat mencoba!

Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Rumah yang Bersih, Nyaman dan Sehat



Kebersihan adalah pangkal kesehatan, demikian bunyi sebuah ungkapan yang biasanya tertulis di tempat-tempat strategis. Meski zaman berganti, ungkapan tersebut tidak pernah menjadi usang karena isinya selalu sesuai kapan dan di mana saja.

Betapa tidak? lingkungan yang kotor merupakan tempat yang menyenangkan bagi bibit-bibit penyakit. Bagi mereka yang bijaksana, masalah sanitasi atau kebersihan lingkungan adalah salah satu hal yang menjadi pertimbangan penting dalam memilih rumah.

Anda dapat melihat kebersihan suatu rumah mulai dari kebersihan lingkungan sekitarnya, misalnya soal saluran pembuangan limbah rumah tangga dan disiplin warga dalam menjaga kebersihan. Selanjutnya, lihat kebersihan pekarangan dan halaman dalam rumah. Jangan biarkan sampah menumpuk dan sediakan tempat pembuangan sampah yang aman dan tertutup, misalnya dengan menggali lubang di salah satu sudut halaman. Setelah memperhatikan bagian luar rumah, bagian dalam rumah juga penting dibersihkan, terutama ruang-ruang yang mudah kotor seperti dapur atau kamar mandi.

Jika Anda ingin menilai kebersihan suatu rumah, lihatlah kamar mandinya. Wajar saja, soalnya kamar mandi merupakan tempat orang membersihkan tubuh sekaligus melepas hajat. jika tidak terawat, mudah ditebak penghuni rumah tersebut akan gampang terserang penyakit, terutama gangguan kulit. Selain itu, kamar mandi yang tidak terawat akan menebarkan aroma yang kurang sedap sehingga mengganggu suasana dan merusak selera makan. Tambahan lagi, kamar mandi yang lantainya jarang dibersihkan akan menjadi licin dan berbahaya.

Jangan biarkan kamar mandi Anda gelap, lembab dan tidak terawat. Penempatan jendela pada tempat yang strategis menjadi penting agar sinar matahari dapat masuk. Selain itu, perhatikan juga masalah sirkulasi udara, agar kamar mandi menjadi nyaman dan tidak pengap.

Akhirnya, Anda sendiri yang akan memetik manfaatnya. Kamar mandi yang bersih akan membuat Anda nyaman berada didalamnya. Dengan demikian, Anda tidak akan merasa malas untuk mandi dan suasana rumah secara keseluruhan juga lebih baik. Anda dapat menambah kenyamanan suasana dan membangun karakter pribadi kamar mandi Anda dengan menata jendela atau mempergunakan shower dan bathtub. Bersih, nyaman dan tentu saja sehat.

Baca juga :

Artikel Menarik Lainnya :

Rumah Kecil yang "Padat"



Bagi banyak keluarga muda yang baru mulai menata rumah tangga, memiliki rumah kecil di kawasan suburban barangkali sudah merupakan prestasi. Siapa bilang rumah kecil harus minim dalam berbagai hal. Sebaliknya, jiwa muda yang memiliki hasrat besar seharusnya dapat membuat rumah kecil menjadi "padat".

Meski kecil, sebuah rumah dapat menjadi tempat melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mencuci dan menyetrika hingga menghibur diri. Memanfaatkan berbagai peralatan rumah tangga serba modern seperti mesin cuci, lemari es hingga peranti audio-video dapat menjadi alternatif. Jangan dikira dengan membeli semua perlengkapan tersebut, pengeluaran bulanan membangkak. Sebaliknya, banyak hal yang bisa dihemat.

Untuk hiburan misalnya, dengan memiliki home theatre di rumahnya, tak perlu lagi pergi ke bioskop. Untuk kualitas gambar dan suara tidak menjadi masalah karena teknologi terkini dari produk home theatre yang mereka miliki tidak kalah dengan tata suara di gedung bioskop. Barangkali yang membedakan hanya suasana ketika mengantri karcis di gedung bioskop.

Bagi yang gemar memasak, kesibukan kerja sehari-hari mungkin membuat tidak bisa sering-sering mencoba resep-resep masakan terbaru. Kesempatan tiba ketika akhir minggu. Penggunaan peralatan masak yang serba praktis dan efisien membuat tidak perlu repot-repot memasak. Untuk yang sederhana, seperti air panas, cukup menggunakan water pot yang secara otomatis menjaga air tetap panas. Dengan demikian, setiap kali hendak menyeduh kopi atau teh, tidak perlu lagi buru-buru menjerang/memanaskan air.

Rice cooker, microwave dan magic jar yang dimiliki membuat masak-memasak menjadi pekerjaan yang mudah dan mengasyikkan. Begitu praktis dan efisiennya penggunaan alat-alat tersebut, dua pekerjaan lainnya bisa dilakukan dalam waktu bersamaan. Misalnya saja ketika sedang memasak dengan microwave yang menggunakan alat pengukur waktu otomatis, waktu masih bisa diisi dengan menyiangi bahan-bahan makanan lainnya sebelum dimasak.

Penggunaan peralatan masak-memasak modern juga menghemat tempat karena sebuah alat bisa memiliki dua atau tiga fungsi. Hemat, praktis dan efisien.

Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Sabtu, 04 Agustus 2012

Agar Rumah Tidak Panas


Prinsip dalam mengatasi panas pada bangunan tropis adalah mengurangi intensitas radiasi matahari yang masuk ke dalam rumah. Oleh sebab itu, desain untuk rumah tropis harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan masalah iklim. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengurangi panas dalam rumah yang bisa diterapkan pada rumah Anda.

1. Ventilasi atap
Bukaan ventilasi tidak hanya untuk badan rumah, tetapi juga ruang atap yang langsung menerima radiasi panas dari matahri. Bila suhu di atap telah didinginkan, panas yang diteruskan ke bawah akan berkurang.

2. Langit-langit tinggi
Jarak yang jauh antara lantai dan plafon dapat menurunkan suhu ruang karena adanya ruang kosong yang memungkinkan udara bergerak bebas. Panas dari atap bisa didinginkan dengan catatan ventilasi ruang juga harus baik.

3. Orientasi bangunan terhadap matahari
Bangunan yang sering digunakan, seperti kamar tidur dan ruang keluarga sebaiknya tidak diletakkan di daerah barat. Bila tidak memungkinkan, ruang yang terkena matahari sore dapat didinginkan suhunya dengan pengolahan khusus misalnya dengan material tertentu.

4. Ventilasi silang
Udara dapat mengalir pada tempat yang berbeda tekanannya. Oleh karena itu, buatlah bukaan pada dua sisi bangunan yang saling berseberangan. Agar alirannya dapat berputar ke seluruh ruangan, buatlah bukaan dengan ukuran yang berbeda dan tidak saling berhadapan.

5. Warna bangunan terang
Dalam teori warna disebutkan, warna terang aka memantulkan panas dan warna gelap akan menyerapnya. Ini juga berlaku pada bangunan. Oleh karena itu, pilihlah warna-warna cerah (putih atau peech/warna yang bercampur putih) untuk cat eksterior rumah.

6. Halaman dengan tanaman
Untuk taman, sebaiknya jangan biarkan seluruhnya berupa perkerasan tanpa ada tanaman. Tanaman dapat menyerap panas dan warna hijaunya cukup menyejukkan. Minimal bila lahan tidak memungkinkan, letakkan tanaman hijau didalam pot.

7. Taman di atas
Pada beberapa desain ruamh, ada yang bagian atas rumahnya ditanami rumput atau dibuat kolam. Keduanya dapat menurunkan suhu dibawahnya. Khusus untuk pembuatannya, perhatikan utilitasnya agar tidak ada masalah kebocoran, lembab, dan lain-lain.


Baca Juga :
Mendekor Interior Tanpa Tekor
Ciptakan Efek Lewat "Wallpaper"
Menciptakan Rumah Dengan Rasa "Global"
Tiga Kondisi Untuk Rumah Tropis
Rumah Kecil Yang "Padat"


Artikel Menarik Lainnya :

Senin, 30 Juli 2012

Mendekor Interior Tanpa Tekor


Mendekorasi Rumah tidak melulu mensyaratkan Anda merogoh kocek dalam-dalam. Dengan beberapa langkah sederhana, niat akan meningkatkan estetika hunian niscaya akan terwujud dengan biaya yang relatif lebih terjangkau.

Hal yang biasa adalah mengecat rumah. Dari dulu sampai sekarang, cara ini menjadi "jurus" ampuh untuk mengubah tampilan rumah. Biasanya pemilik rumah memilih warna baru yang berbeda dengan warna terdahulu agar dekorasi yang dilakukan lebih kental, meski ada pula yang tetap mempertahankan warna lama.

Apapun pilihannya, yang patut diingat adalah warna bisa memberikan efek visual yang berbeda-beda. Permainan warna bisa memberikan efek kedalaman, sementara warna-warna ringan seperti putih atau krem bisa memberikan efek luas.

Cara lain adalah dengan hiasan dinding seperti foto yang akan terlihat semakin indah jika Anda menggunakan bingkai yang tepat. Untuk itu, sebaiknya menggunakan bingkai yang sejenis seperti dari kayu, besi atau material lain. Hal tersebut dimaksudkan agar tampilan foto-foto saat dipasang di dinding ridak terlampau rumit. Alasan lain, agar foto-foto tersebut bisa lebih mudah untuk dinikmati karena penggunaan bingkai yang berbeda-beda bisa saja membuat suasana terlalu ramai.

Jika sudah terlanjur memiliki bingkai yang berbeda-beda dan tidak mau membeli bingkai yang baru, tak perlu khawatir. Anda bisa menambah background yang sama pada foto dengan warna-warna kesukaan. Background ini bisa dibuat dari kertas atau karton sehingga foto Anda tidak akan memenuhi bingkai, tetapi ada sedikit list tambahan dari background.

Untuk penataan bingkainya, Anda bisa mengurut pemasangan dari foto terbaru hingga terlama, atau berdasarkan ukuran bingkai mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Anda juga bisa memisahkan tema-tema foto untuk penempatannya, misal foto-foto keluarga Anda diletakkan di dinding ruang tamu, sementara foto bersama rekan atau saat tamasya diletakkan di ruang keluarga.

Mendekorasi interior bisa juga dilakukan dengan menambahkan pernak-pernik seperti bantal kecil untuk sofa, vas bunga atauu taplak meja yang disesuaikan dengan konsep ruangan yang diusung.

Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :