Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juli 2013

Orang Parpol


Seorang "Janda" sudah 3 kali kawin-cerai, datang ke dokter kandungan.

Waktu dokter mau memeriksa, terjadi percakapan.

Janda : "Hati-hati periksanya dok, saya masih 'perawan' lho..!"

Dokter : "Lho, katanya ibu sudah kawin-cerai, masak masih perawan...?"

Janda : "Gini lho, eks suami saya yang pertama impoten.."

Dokter : "Oh gitu, tapi suami ibu yang ke-2 nggak impoten kan..?"

Janda : "Betul dok, cuma dia gay, jadi saya nggak diapa-apain.."

Dokter :"Lalu suami ibu yang ke-3 nggak impoten dan nggak gay kan.."

Janda : "Betul dok, tapi ternyata dia orang 'partai politik'.."

Dokter : "Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu.."

Janda : "Dia cuma janji-janji saja, 'nggak pernah direalisasikan!!!"

Dokter :"%*)#^((*%&#_



Baca juga :
Tukang Bubur vs Orang Gila
Foto di SIM
Pilkada
Merampok Politisi
Saksi Kasus Pencurian










Artikel Menarik Lainnya :

Sabtu, 12 Januari 2013

Tukang Bubur vs Orang Gila


Orang gila nyamperin tukang bubur ayam.
Orang Gila : "Bang, beli bubr ayamnya semangkok, yaa..."
Tukang Bubur Ayam : "Pedes nggak..?"
Orang Gila : "Mana gue tau, makan aja belum bang..!!!"
Tukang Bubur Ayam : "Grhrrrrggggghhhhh...!!!" (marah dalam hati)
Orang Gila : "Buburnya jangan dikasih ayam yaaa..!"
Tukang Bubur Ayam :"Lahhh, kalo nggak dikasih ayam bukan bubur ayam namanya..?!"
Orang Gila : "Abang bego ya, kalo buburnya dikasih ayam, nanti saya makan apa..?"
Tukang Bubur Ayam mulai geregetan, lalu.. : "Ente tau nggak lapangan bola yang di sana..?"
Orang Gila : "Tau bang, emang kenapa..?"
Tukang Bubur Ayam : "Kita berantem disana aja yuk... grrgghhh..!!"


Baca Juga :













Artikel Menarik Lainnya :

Rabu, 12 Desember 2012

Foto di SIM


Antean pembuatan SIM di kantor polisi penuh dengan sesak. Antrean tidak bergerak selama hampir satu jam sampai satu orang akhirnya mendapatkan SIM.

Dia memeriksa fotonya dan berkomentar kepada petugas, "Aku berdiri dalam antrean begitu lama, foto saya akhirnya tampak kesal dan kusut."

Petugas melihat fotonya, "Tidak apa-apa," ia meyakinkan orang tersebut: "Wajah Anda akan terlihat seperti itu jika Anda kena tilang..."


Baca Juga :



Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 11 Desember 2012

Satu Kebaikan



Kimpling duduk di baris pertama mencemooh calon kepala daerah (cakada) yang 'berbusa-busa' ketika menyampaikan orasi dalam kampanyenya.

Akhirnya calon kepada daerah itu menunjuk Kimpling dan berkata, "Dibandingkan dengan saya, silahkan Anda berdiri dan mengatakan kepada para hadirin apa yang pernah Anda lakukan untuk kebaikan kota ini..?"

"Nah, pak cakada," kata Kimpling dengan suara tegas. "Yang akan saya lakukan untuk kebaikan kota ini adalah satu, yaitu saya tidak memilih Anda dalam pilkada nanti..."


Baca juga :  





Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 04 Desember 2012

Pilkada



Seorang calon kepala daerah dalam kampanyenya berpidato panjang lebar membahas beberapa isu yang diyakininya pasti memukau massa calon pemilihnya.

Selesai berpidato dengan penuh keyakinan diri sang calon kepala daerah bertanya, "Nah, sekarang apakah ada yang mau bertanya?"

"Ada," kata sebuah suara dari barisan belakang.

"Siapa lagi calon lain, selain Anda..?"


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Senin, 03 Desember 2012

Merampok Politisi


Di suatu malam, seorang perampok mengenakan topeng melompat ke jalan menodong pria berpakaian rapi dengan pistol di kepalanya. "Serahkan uang Anda, atau nyawa melayang..!!!" Gertaknya. 

Marah, pria itu menjawab, "Kamu tidak bisa melakukan ini, saya anggota DPR yang terhormat..!!!"

"Kalau begitu," jawab perampok, "Berikan uang SAYA cepat..!!!"


Baca juga :



Artikel Menarik Lainnya :

Senin, 26 November 2012

Ujian Ulangan



Bapak Kimpling memohon pada Pak Guru untuk memberikan ulangan kepada anaknya yang berotak lambat. Setelah didesak, akhirnya Pak Guru memberikan ujian ulangan itu.

Keesokan harinya bapak Kimpling menemui Pak Guru dan bertanya : "Bagaimana ujiannya anak saya, Pak..?"

"Wah, maaf," kata Pak Guru, "Tidak ada harapan lagi. Coba lihat ini...   7 x 5 = 34..!!!"

"Ya, ampun, Pak..." kata si bapak Kimpling, "Masa begitu saja harus gagal sih. Itukan cuma kurang satu..."


Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Sabtu, 24 November 2012

Saksi Kasus Pencurian



Kimpling menjadi saksi dalam kasus pencurian. Pengacara pencuri mengajukan pertanyaan kepadanya : "Apakah Anda melihat klien saya melakukan pencurian..?"

"Ya," kata Kimpling, "aku melihat dengan jelas, dia mengambil barang."

Pengacara bertanya lagi, "Pak, ini terjadi pada malam hari. Apakah Anda yakin melihat klien saya melakukan pencurian..?"

"Ya," kata Kimpling, "Aku melihat dia melakukan hal itu."

Kemudian pengacara berkata lagi, "Ingat Anda berusia 80 tahun dan pandangan mata Anda mungkin buruk. Seberapa jauh Anda bisa melihat di malam hari?"

Kimpling mengatakan, "Saya bisa melihat bulan, kurang jauhkah itu..?"


Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Apa Kaitannya



Sisri berusia 40 tahun, parasnya cantik, memiliki pekerjaan dan penghasilannya cukup.

Suatu hari, teman sekantornya, kimpling, bertanya : "Cantik, kaya, mengapa sampai sekarang kamu kok masih tetap lajang . . ?

Sisri menjawab : "Waktu kecil aku pernah menjadi anggota atletik di sekolah, di saat latihan aku cedera, dan meninggalkan sebuah bekas luka di kakiku . . ?

Kimpling bertanya lebih lanjut : "Kakimu ada bekas luka, emang apa hubungannya dengan kamu kawin atau tidak kawin ?"

"Yaa, memangnya tak ada sangkut-pautnya." Jawab Sisri : " Lalu aku kawin atau tidak kawin, ada kaitannya apa dengan dirimu . . ?" 


Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Rabu, 12 September 2012

Sama-Sama Khawatir


Seorang ibu berkata : "Aku sungguh khawatir, anak lelakiku yang kost dan kuliah setiap kali telepon selalu minta uang, aku tak habis mengerti, pokoknya uang melulu buat apa?"

Seorang ibu lainnya berkata : "Aku sebenarnya lebih khawatir darimu, anak perempuanku yang sekarang juga kost duduk di bangku universitas tak pernah minta uang, aku benar-benar tak tahu, dari mana gerangan dia mendapat uang?"


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Selasa, 11 September 2012

Sok Kenal


Guru : "Kimpling, kamu tahu siapa William Shakespeare..?"

Kimpling : "Wah, saya sih tidak mengenalnya secara pribadi, Bu. Tetapi dia adalah teman baik abang saya..."

Guru : "Hah ?! Apa kamu bilang, beliau itu sudah meninggal 350 tahun yang lalu.. tahu..?!"

Mendengar itu, Kimpling dengan kaget menjawab : "Wah... kalau begitu tolong deh Bu... Jangan bilang ke abang saya, si William Shakespeare sudah meninggal, nanti dia bisa shock berat..."


Baca juga :




Artikel Menarik Lainnya :

Minta di Cium di Tiga Tempat



Di sebuah taman, kimpling dan kekasihnya sedang asyik berbisik-bisik:


Kimpling : "Sayang, apa yang paling kamu dambakan?"


Sang kekasih dengan malu-malu berkata : "Hal yang paling kudambakan adalah berharap kamu bisa mencium diriku di 3 tempat"

Kimpling : "Ah, mudah saja, coba kamu katakan di tiga tempat yang mana?"

Kekasih : "Paris, London dan New York"


Baca juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Rabu, 05 September 2012

Cemburu



Pada suatu hari, istri menggerutu kepada suaminya.

"Aku dengar pada waktu mengajar di kelas, kamu sering-sering menyuruh murid perempuan menjawab soal-soal yang kamu ajukan, bener gak? Kamu berlaku demikian, apa maksudnya? Jawab dengan terus terang!"

Suami : " Murid di kelasku jumlahnya lebih dari 40 orang, tetapi murid lelakinya hanya 3 orang, kamu nyuruh aku bagaimana, cobalah ajukan usulmu?"

Istri : "....???" 


Baca juga :
Pengakuan Tiga Orang


Artikel Menarik Lainnya :

Sabtu, 04 Agustus 2012

Pengakuan Tiga Orang




Andi :
Kenapa kamu sampai di akhirat ini?

Alan :
Suatu hari,aku pulang dari kantor dan aku mendapati istriku tanpa busana dan dalam keadaan gugup,Intuisiku mengatakan bahwa dia habis menyeleweng, dengan sangat marah kulemparkan kulkasku ke arah seorang laki-laki yang kutemui berdiri di depan rumahku hingga dia tewas, ternyata dia cuma tetanggaku yang kebetulan lewat. Dan karena kesalahan itu, pengadilan memutuskan hukuman mati bagiku.
Kalau kamu kenapa?

Andi :
Suatu hari aku baru pulang dari kantor,aku berdiri di depan rumah tetanggaku,bermaksud meminjam tangga,tetapi tiba-tiba sebuah kulkas melayang ke arahku,dan tahu-tahu aku berada di sini.

Alan :
Kalau begitu, kau pasti orang yang kulempar,
maafkanlah aku.

Andi :
Tidak apa-apa.

Alan :
Kalau kamu kenapa bisa tiba di sini?
(tanya Alan pada salah seorang pria yang berdiri di sampingnya)

Pria :
Akulah orang yang berada di dalam kulkas itu.


Baca Juga :
Tak Tahu
Jumlahnya 5 Biji
Sama-Sama Khawatir
Debat Hak Asuh Anak
Kepintaran Sarno




Artikel Menarik Lainnya :

Sabtu, 28 Juli 2012

Tak Tahu




Seorang Anak bertanya kepada Ayahnya.

Anak : "Yah, berapa sih, biaya untuk menikahi cewek".

Ayah : "Okey, Anakku, Ayah tidak tahu jumlah pastinya, karena sampai sekarang Ayah masih memberi uang belanja pada Ibumu".


Baca Juga :
Jumlahnya 5 Biji
Pilot Penyabu dan Anggota DPR
Ketombe
Sok Kenal
BBM-an



Artikel Menarik Lainnya :

Jumat, 27 Juli 2012

Jumlahnya 5 Biji




Seorang pemuda Ambon mempunyai suatu kelebihan yang sangat membanggakan dirinya, yaitu ia punya ‘biji’ jumlahnya ada 3. Ia selalu ingin membanggakannya pada setiap orang.

Maka ketika ia ketemu seorang pemuda Jawa ia berkata : ” Mas . . . Mas . . , kalau beta jalan bareng ama Mas begini, kalau biji kita di jumlah, semua ada 5 Mas . . . ! ”

Si Jawa menjawab kaget : ” Eedaan tenan . . , berarti punya sampeyan ada 3 to . . . ? Luar biasa . . . !”

Kala lain si Ambon jalan-jalan lagi ama pemuda Sunda : ” Kang.. Kang, kalau biji kita berdua di jumlah, jumlahnya 5 lho ”

Si Sunda terperanjat : ” Edun euyy . . . , berarti biji akang ada 3 ya . . . . ? Hebat euuyy . . !”

Suatu hari ia ketemu pemuda Arab dan seperti biasanya ia mulai membanggakan jumlah bijinya : ” Wan . . . , kalau biji kita berdua di jumlah . . . , jumlahnya ada 5 wan . . . ! ”

Tak kalah kagetnya si Wan Abud terhenyak : ” Astaghfirullah . . . . , kasihan amat ente, berarti bizi ente cuman satu ya ! ! ! “


Baca Juga :
Pilot Penyabu dan Anggota DPR
Ketombe
Debat Hak Asuh Anak
Sama-Sama Khawatir
Minta Di Cium Di Tiga Tempat


Artikel Menarik Lainnya :

Pilot Penyabu dan Anggota DPR



Seorang Guru matematika bertanya kepada murid-muridnya:

Guru : “Seandainya pesawat Boeing 747 Lion Air dipiloti oleh penyabu, dan mengangkut 560 orang anggota DPR RI, meledak di ketinggian 1000 feet dan jatuh di pegunungan berbatu tajam dengan kemiringan 45 derajat, berapa kemungkinan yang selamat ?”

Murid-murid menjawab serempak dan tegas : “Yang selamat 250 Juta rakyat Indonesia, Bu!”


Baca Juga :
Ketombe 
Debat Hak Asuh Anak 
Kepintaran Sarno 
Tes Wawancara "Koplak" 
Kado Buat Ibu 


 



Artikel Menarik Lainnya :

Ketombe




Di suatu pagi terlihat 2 orang cowok SMA lagi ngobrol di halte sambil nungguin bus. Didepan mereka seorang cewek cantik dengan menggunakan rok mini dan sepatu pantopel.

Sarno : "brader lo lihat cewek didepan kita itu ga??

Sarimin : "ya lihat lah emangnya gw katarak apa??"

Sarno  : "bukan itu maksud gw! lo percaya ngga kalau cewek itu ngga pake celana dalam??"

Sarimin  : "jiah mana gw tau, orang dia pake rok!! ngga kelihatan lah"

Sarno  : "tuh lihat aja sepatunya, banyak ketombenya"


Baca Juga :


Artikel Menarik Lainnya :

Debat Hak Asuh Anak



Seorang Suami dan Istrinya tengah menghadiri sidang perceraiannya. Dalam sidang akan memutuskan siapa yang mendapat hak asuh anak.

Sambil berteriak histeris dan melompat – lompat si istri berkata :
“Yang Mulia, Saya yang mengandung, melahirkan bayi itu ke dunia dengan kesakitan dan kesabaran saya!! ”
“Anak itu harus menjadi hak asuh Saya!!”

Hakim lalu berkata kepada pihak suami:
“Apa pembelaan anda terhadap tuntutan istri Anda”

Si Suami diam sebentar, dengan nada datar ia berkata :
“Yang mulia… Jika saya memasukkan KOIN ke mesin minuman Coca-Cola, mesinnya BERGOYANG SEBENTAR, dan minumannya keluar, Menurut Pak Hakim … Minumannya milik saya atau mesinnya?”


Baca Juga :
Kepintaran Sarno 
Tes Wawancara "Koplak" 
Layar Sentuh 
Cuma SMS 
Minta di Cium di Tiga Tempat 
 



Artikel Menarik Lainnya :

Kepintaran Sarno



Polisi : Gimana sih kejadiannya, kok kamu menabrak 50 orang dalam suatu kecelakaan mobil!?

Sarno : waktu ngendarain mobil, kecepatannya 95 km/jam. Waktu di pertigaan, baru nyadar kalo remnya blong, dibelokan kiri ada dua orang pria, sedangkan dikanan ada pesta ulang taun manula. Kalo bapak milih yang mana?

Polisi : mendingan ke kiri, korbannya bakalan lebih sedikit.

Sarno : iya, saya juga mikir gitu pak!

Polisi : tapi kenapa orang yang sedang ngerayain ultah kena juga?

Sarno : nah, masalahnya kan tadi saya milih nabrak dua orang pria yang dikiri. Eh, yang ketabrak cuman seorang, seorang lagi lari ke pesta ultah yang ada dikanan, ya udah..saya kejar sampe ke pesta ultah pak!

Polisi : *&^%$*(^(#$^%(*&, dasar gendeng,, 


Artikel Menarik Lainnya :